Tips Sukses Layanan Bengkel Untuk Perusahaan

6:27 AM

Meningkatkan Keuntungan Bengkel Dengan Melayani Perbaikan Mobil Perusahaan


Salah satu pelayanan yang dapat diberikan bengkel untuk mendapatkan keuntungan tambahan adalah dengan melayani perbaikan unit atau armada yang dimiliki suatu perusahaan atau dikenal dengan istilah fleet service.

Banyak usaha bengkel yang berharap mempunyai pelanggan perusahaan yang mempunyai armada operasional yang banyak yang tentu saja akan meningkatkan keuntungan bengkel secara signifikan.

Tapi apakah semudah itu ...??

Layanan fleet service jika dimanage dengan baik dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi bengkel karena unit entry yang relatif stabil.

Namun ada beberapa tantangan yang biasa dihadapi oleh para pengusaha bengkel yang memberikan layanan fleet service, antara lain : Pembayaran tagihan perbaikan secara tempo yang terkadang jika jumlahnya terlau besar dan dibayar tidak tepat waktu dapat mengganggu arus kas bengkel.




Diatas kertas keuntungan yang didapat mungkin saja besar, namun dengan adanya kredit tertunggak yang sulit ditagih maka akan sangat sulit untuk mengatur perputaran uang untuk operasional bengkel.

Memastikan seluruh tagihan dibayar tepat waktu merupakan tantangan terbesar bagi pengusaha bengkel yang memberikan layanan fleet service .

Ada langkah sederhana namun penting sekali yang harus diterapkan bengkel yang melayani fleet service secara efektif.
Langkah-langkah ini jika dilakukan dengan benar akan dapat meningkatkan keuntungan dan memastikan tidak ada tagihan perbaikan yang tertunggak.


Layanan fleet service hanya akan memberikan keuntungan jika dilakukan dengan benar.


Jangan Memberikan Layanan Fleet Service Jika...

Disarankan jangan memberikan layanan fleet service sebelum layanan bengkel umum  telah memberikan keuntungan yang stabil. Dengan kata lain jika tujuan awal pendirian bengkel adalah sebagai pusat layanan perbaikan bengkel umum, bukan bengkel layanan fleet service maka fokuslah disitu.

Fleet service merupakan segmen yang berbeda. Agar dapat berjalan dengan baik maka pisahkanlah layanan general repair yang anda berikan dengan layanan fleet service.
Layanan fleet service tidak akan memberikan keuntungan maksimal jika hanya dianggap sebagai pelengkap layanan bengkel umum saja.

Banyak bengkel yang gagal mengelola layanan fleet service karena tidak memahami perbedaan mendasar antara bengkel layanan fleet service dan layanan bengkel umum.

Intinya layanan fleet service tidak akan berhasil jika hanya dianggap sebagai sampingan saja. Jadikan layanan tersebut sebagai profit center yang terpisah dan dikelola dengan serius.

Jadi sebelum memutuskan untuk memberikan layanan fleet service, terlebih dahulu pastikan bahwa bengkel telah berjalan secara efektif dan memberikan keuntungan.

Prinsip ini berlaku bagi semua jenis usaha saat akan melakukan ekspansi, pastikan kondisi berada dalam waktu dan kondisi yang tepat sebelum melakukan diversifikasi layanan perusahaan  agar dapat berjalan dengan baik.


Memang layanan fleet service bukan pekerjaan yang mudah, namun jika dikelola  dengan cara yang tepat dapat memberikan keuntungan yang besar.

Berikut beberapa tips yang dirangkum dari pengalaman bengkel-bengkel yang sukses dalam memberikan layanan fleet service



Pertama, Awali secara bertahap

Saat melakukan ekspnasi usaha pada bidang yang baru mungkin sulit untuk dapat langsung memahami bagaimana mengoperasikan usaha tersebut secara efektif.

Jadi mulailah dengan jumlah yang sedikit dahulu sesuai dengan kapasitas yang dapat  ditangani  bengkel saat ini.

Hal ini akan memperkecil resiko dan dapat digunakan sebagai sarana uji coba untuk mempelajari struktur operasi yang ideal.



Berikan layanan One Stop Shop

Kunci untuk mendapatkan dan mempertahankan pelanggan fleet service adalah mempunyai kemampuan untuk memperbaiki semua jenis mobil yang dimiliki oleh pelanggan, mulai dari mobil penumpang sampai mobil truk sedang.

Mungkin hal tersebut sulit dilakukan mengingat kondisi setiap bengkel yang berbeda dan terbatas, Anda dapat memulai menargetkan  perusahaan dengan  armada yang mungkin dapat dikerjakan oleh bengkel Anda, contoh beberapa perusahaan mungkin hanya memiliki armada pick up atau mobil box kecil.

Memberikan layanan One stop Shop pada pelanggan fleet service sangat penting untuk menjalin hubungan bisnis dalam jangka panjang.


Rekrut teknisi yang kompeten

Hal ini memang mudah diucapkan namun sulit dilakukan.
Namun agar dapat melakukan perbaikan pada berbagai jenis kendaraan dibutuhkan teknisi dengan skill yang tinggi.

Carilah teknisi dengan atitude yang baik. Ia harus orang yang mempunyai semangat untuk mengerjakan sesuatu hal yang baru dan berani mencoba hal baru serta selalu ingin belajar sesuatu yang baru pula, karena ia akan selalu menghadapi hal-hal yang berbeda dan baru nantinya.

Satu hal yang harus dijaga adalah kualitas pekerjaan atau perbaikan kendaraan pelanggan fleet service. Karena jika sampai pelanggan kecewa maka dengan mudah  mereka akan memutuskan hubungan bisnis yang tentu saja akan sangat merugikan bengkel karena langsung kehilangan unit entry secara signifikan.


Kelola alur kerja dengan baik

Kunci agar sukses melakukannya adalah dengan melakukan penjadwalan yang rapih. Pelanggan bisanya hanya akan menelepon jika mengalami keruskan pada unit kendaraannya, namun sebaiknya bengkel menyarankan kepada pelanggan untuk melakukan perawatan secara berkala dan terjadwal untuk memastikan stall bengkel selalu ada saat mobil pelanggan datang ke bengkel.

Saat kendaraan berada di bengkel lakukanlah pemeriksaan secara teliti dan berikan masukan kepada pelanggan mengenai langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan dan waktu untuk melakukannya.


Usahakan tidak tergantung pada satu pelanggan

Menggantungkan layanan fleet service hanya kepada satu perusahaan saja walaupun jumlah mobilnya banyak sangat berisiko kepada kelangsungan bisnis bengkel.

Mungkin Anda mempunyai hubungan  baik dengan orang yang menjadi koneksi anda di perusahaan tersebut. Tapi bisa saja terjadi sesuatu yang tak terduga dimana pelanggan memutuskan hubungan bisnis. Sebagai contoh mungkin saja koneksi anda tersebut mempunyai saudara yang dapat melakukan layanan seperti Anda dan mengalihkan perawatan kendaraan kepadanya.

Angka yang aman untuk kelangsungan bisnis anda pastikan satu pelanggan fleet service anda tidak mencapai 20 % daei unit entry bengkel.


Tentukan Batas Maksimal Pembayaran

Mayoritas pelanggan perusahaan akan melakukan pembayaran tempo, jarang sekali yang melakukan pembayaran secara tunai. Sehingga tidak dapat dihindari adanya pembayaran yang tertunda dalam jangka waktu tertentu.

Namun bengkel harus ketat untuk menentukan berapa lama tempo pembayaran dan seberapa besar nilainya.

Bengkel harus mempunyai perhitungan seberapa besar hutang yang dapat diberikan kepada pelanggan tanpa menggangu arus kas bengkel.

Semakin besar perusahaan yang menjadi pelanggan bengkel, batasan hutangnya biasanya juga lebih tinggi. Itulah pentingnya pemasukan bengkel dari perbaikan umum dalam kondisi yang sehat agar dapat menopang operasional bengkel akibat adanya pembayaran tertunda dari pelanggan fleet service.

Tentukan juga tempo pembayaran yang disetujui bersama dengan pelanggan fleet service, bisa dua minggu, sebulan, atau dua bulan tergantung kemampuan finansial bengkel.




Tawarkan pembayaran menggunakan kartu kredit

Jika memang memungkinkan, tawarkan pelanggan fleet service untuk melakukan pembayaran melalui kartu kredit, meskipun mungkin sebagian besar mereka tidak mau melakukan pembayaran dengan metode tersebut.

Namun jika ada yang bersedia tentu saja ini akan meringankan beban keuangan bengkel.


Rekrut Tenaga Pembukuan Yang Berpengalaman

Melakukan tugas pembukuan keuangan pelanggan fleet service agak sedikit rumit buat yang tidak mempunyai dasar pembukuan yang bagus kerena banyak hal yang harus diperiksa dengan teliti,  misalnya melakukan pembukuan dan pelacakan tagihan-tagihannyang belum terbayar.

Satu hal yang penting, pisahkan invoice dan pembayaran antara pelanggan fleet service dan pelanggan bengkel umum dan sebaiknya ada satu orang khusus dengan pengetahuan akuntansi yang bagus untuk  mengurusi pembukuan pelanggan fleet service.



Jangan Takut Untuk Memutuskan Pelanggan

Jika bengkel sudah menetapkan batas maksimum yang dapat dihutang oleh pelanggan fleet service dan maksimum waktu pembayarannya, maka tetaplah konsisten dengan ketentuan tersebut. 

Jika pelanggan fleet service tersebut kerap melanggar batas tersebut maka jangan ragu untuk memutuskan hubungan bisnis.

Mempunyai pelanggan yang memberikan penghasilan 300 juta sebulan memang sangat menyenangkan, namun jika nilai tersebut dihutang selama berbulan-bulan  tentu saja akan menghambat operasional bengkel secara keseluruhan.



Lakukan pendekatan secara personal

Pelanggan dan persaingan pada layanan fleet service sangat berbeda dengan pelanggan umum. Bengkel melakukan hubungan bisnis dengan perusahaan bukan dengan individu.


Pelajarilah perusahaan potensial yang dapat menjadi pelanggan bengkel dan cari tahu siapa orang yang paling berpengaruh pada urusan kendaraan di perusahaan tersebut dan lakukanlah pendekatan perosnal dengan orang tersebut.

Anda dapat menghubunginya lewat telepon dan usahakan untuk melakukan kunjungan ketempatnya.





.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »