Promosi Bengkel Mobil Tanpa Menyebutkan Harga

5:18 PM
Banyak sekali bengkel mobil yang mempromosikan jasa bengkelnya dengan menyebutkan harga jasa perawatan dan perbaikan yang diterapkan pada bengkelnya.

Apakah hal tersebut salah...?

Bisa iya...

Bisa tidak...

Mungkin pemilik bengkel beranggapan bahwa dengan menyebutkan harga, apalagi jika harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari pada pesaingnya, akan membuat pelanggan tertarik datang ke bengkelnya sehingga keuntungannya akan meningkat.

Namun dari sisi pemasaran, penyebutan harga untuk kegiatan marketing tidak disarankan.

Mengapa...??

Karena, kemungkinan orang yang datang ke bengkel tersebut adalah orang yang cukup sensitif dengan harga.

Mungkin, saat itu mereka datang ke bengkel Anda karena harga yang murah tersebut.

Bagaimana jika besok ada bengkel lain menawarkan harga yang lebih murah. ..?

Kemungkinan besar pelanggan tersebut akan beralih ke bengkel tersebut. Sangat sulit untuk mendapatkan loyalitas dari tipe pelanggan seperti ini.

Promosi Bengkel Mobil Tanpa Menyebutkan Harga




Bengkel yang mengandalkan harga murah ketika berpromosi, biasanya akan menarik pelanggan yang hanya ingin harga murah saja, saat ada yang menawarkan harga lebih murah maka dengan cepat mereka akan beralih.

Tipe pelanggan yang selalu mengambil keputusan hanya berdasarkan faktor harga tidak baik untuk semua jenis bisnis dalam jangka panjang, termasuk bisnis bengkel mobil.

Jadi bagaimana cara melakukan promosi tanpa menyebutkan harga...?

Jika diperhatikan bengkel-bengkel besar yang ternama, mereka melakukan promosi dengan cara yang berbeda.

Mereka fokus mempromosikan  tentang kultur kerja mereka, tentang sumber daya manusia yang mereka miliki dan training-training yang mereka lakukan untuk pengembangan skill teknisi mereka, itulah yang membedakan mereka di pasar.


Ketika Anda mempunyai hal-hal yang disebutkan diatas maka Anda akan mendapatkan pelanggan yang berbeda.

Tidak ada yang instant untuk mendapatkan hal ini, dibutuhkan kerja keras dua atau tiga tahun.


Anda dapat memulainya secara internal dalam bengkel, jelaskan arah dan tujuan yang ingin dicapai beserta alasannya kepada seluruh personel bengkel.

Anda berbicara tentang perubahan budaya secara total. Anda harus melibatkan semua staff bengkel dan menguraikan hasil yang Anda harapkan.

Management harus memutuskan , apa yang membuat mereka berbeda..?

Buat daftarnya

Lakukan diskusi dengan team:
Apakah kita sama dengan yang lain..?

Jika kita sama,

Bagaimana membuat diri kita berbeda dengan yang lain..?

Jika saya adalah pelanggan, berikan alasan mengapa saya harus datang dan berbisnis dalam jangka panjang dengan bengkel Anda...?

Sebutkan  apa yang Anda miliki yang dapat membuat saya merasa puas..?

Apa nilai lebih yang dapat bengkel Anda berikan..?

Anda harus memulai berpikir tentang diri Anda dan menentukan nilai Anda.


Kemudian, Mulailah melakukan promosi marketing pada pelanggan lama bengkel. Sebelum Anda mencari dan menggarap pelanggan baru, pastikan Anda telah melakukan yang terbaik untuk pelanggan lama Anda.

Anda dapat mengukurnya melalui rata-rata transaksisi per RO.  Rata-rata bengkel menghasilkan 1,4 - 1,6 jam atau adapat mencapai 2,5 jam. Itu untuk kendaraan konsumen biasa.

Jika service adviser Anda tidak dapat mendatangkan pelanggan lama  untuk datang ke bengkel, bagaiman ia dapat mendatangkan pelanggan baru..?

Service adviser dibayar untuk untuk memberi advise kepada pelanggan mengenai keselamatan dan keandalan kendaraannya berdasarkan cara penggunaan pelanggan.


Jadi, bagaimana proses internal Anda memastikan hal tersebut dapat dilakukan..?

Bagaimana Anda melakukan pemeriksaan kendaraan dengan benar...?


Itu harus dilakukan dua kali setahun agar mendapatkan gambaran yang utuh tentang kendaraan pelanggan.

Jika Anda belum melakukannya, Anda harus menghubungi pelanggan dengan pesan seperti itu. Kemudian Anda dapat meminta referensi dari pelanggan saat ini.
Cara paling baik mengembangkan bisnis adalah melalui referensi.

Sebagai industri bengkel mobil, kita jarang mengedukasi pelanggan tentang posisi kita. Ini adalah profesi. Skil yang baik harus berdasar dari pengetahuan yang baik.

Jumlah waktu dan biaya yang dihabiskan untuk mengikuti training agar selalu uptodate dengan teknologi otomotif sangat mahal. Pelanggan kita umumnya tidak mengetahui hal tersebut. Jadi, mulailah dengan menulis cerita tentang staff Anda yang luar biasa.

Sebagai contoh, bengkel dapat mengirimkan pesan kepada pelanggan bahwa mereka akan tutup satau atau dua hari kedepan karena adanya suatu pelatihan. Hal ini nampak sepele, namun akan sangat berkesan di mata pelanggan  bahwa bengkel Anda rela mengorbankan waktu untuk meningkatkan kualitas staffnya agar dapat melayani pelanggan dengan lebih baik lagi.

Saya pernah melihat beberapa bengkel yang tutup selama satu atau dua hari penuh karena ada training. Orang-orang mungkin tidak menyukai hal tersebut, tetapi lakukan komunikasi yang baik kepada pelanggan mengenai alasan kenapa hal tersebut dilakukan.

Kirimkan email pemberitahuan yang mengatakan, " Bengkel kami akan tutup tanggal 20 dan 21 untuk memastikan staff kami mendapatkan training yang diperlukan untuk melayani Anda lebih baik lagi". Kirimkan informasi kepada pelanggan bengkel melalui e-mail, SMS, WA dan media lainnya.

Berikan pelanggan hasil pemeriksaan secara tertulis atau tercetak. Jangan hanya menyampaikan keadaan kendaraan pelanggan secara lisan. Jika hal itu dicetak dengan benar maka pelanggan mempunyai daftar checklist yang dapat dipelajari. Berikan estimasi secara detail. Luangkan waktu dengan pelanggan secara individual untuk memahami mereka.

Saya berikan gambaran, Kami mempunyai pelanggan yang sudah dikenal baik. Pelanggan membawa  dan meninggalkan mobilnya ke bengkel untuk diperbaiki. Bengkel menawarkan tumpangan untuk pelanggan dan dilayani langsung oleh pemilik bengkel. Bayangkan diskusi yang mungkin terjadi selama perjalanan:

Bapak sepertinya sudah lama tidak ke bengkel..?

Bagaimana kabar Bapak...?

Hal-hal ini meski remeh akan sangat membekas dipikiran pelanggan, Anda melayani mereka secara individual dan berkualitas.


Setelah kendaran diambil ajukan pertanyaan seperti ini.

Bagaimana pelayanan bengkel kami..?
Pertanyaan ini  secara tidak langsung akan membuat pelanggan merasa dipedulikan dan tidak sekedar menjadi mesin ATM untuk bengkel.

Kemudian lakukanlah follow up setelah perbaikan dilakukan pada mobil pelanggan. Hubungilah pelanggan hanya untuk memastikan semua baik-baik saja. Ini menunjukkan bentuk kepedulian bengkel kepada pelanggan dan untuk memastikan bahwa pelanggan akan kembali lagi ke bengkel Anda untuk perbaikan berikutnya.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »